Nilai Pansel KPK Bak Badut, Eks Ketua TPF Munir Mengundurkan Diri

Pencalonan Pimpinan KPK

Nilai Pansel KPK Bak Badut, Eks Ketua TPF Munir Mengundurkan Diri

- detikNews
Senin, 28 Jun 2010 17:15 WIB
Jakarta - Mantan Ketua Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Munir, Brigjen Purn Marsudhi Hanafi mundur dari selelksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal, Marsudhi sudah dinyatakan lolos seleksi adminstratif bersama calon lainnya.

"Saya mengundurkan diri karena panitia ini badut-badutan," katanya saat mendatangi sekretariat Panitia Seleksi (Pansel) Pimpinan KPK di Kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (28/6/2010).

Marsudhi lebih lanjut membeberkan alasan dirinya mengundurkan diri. Dia mengaku memutuskan mundur dari proses seleksi karena kebijakan Pansel yang tidak konsisten dengan memperpanjang waktu akhir pendaftaran.

Pada mulanya Pansel menetapkan batas akhir pendaftaran dan melengkapi berkas pada 14 Juni 2010 pukul 16.00 WIB, namun belakangan malah memperpanjang hingga pukul 00.00 WIB. "Sudah ada time schedule kalau lewat jam ini akan gugur tetapi kok Patrialis bilang pukul 00.00 WIB. Ada apa ini??" kata dia.

Bahkan kemudian Pansel memberikan kesempatan pendaftar yang belum melengkapi berkas-berkas pendaftar untuk melengkapi hingga 5 hari kerja. Dia menuding, Pansel sengaja memberikan waktu tambahan karena ingin menggolkan calon tertentu. Menurutnya, Patrialis sebagai ketua Pansel tidak konsisten dan bersikap diskriminatif. Hal itu semakin jelas karena sejumlah nama beken baru mendaftar di hari terakhir pendaftaran.

"Saya minta tim independen untuk menyelidiki itu," protesnya.

Marsudhi mengaku keputusannya menarik mundur dari seleksi bukan karena takut bersaing. "Saya bukan takut tapi kecewa," tandasnya sambil menulis surat pernyataan pengunduran diri.

Dalam catatan Pansel, Marshudi orang pertama yang menyatakan mundur dari pencalonanari 145 nama yang dinyatakan lolos seleksi administratif.

(Rez/nwk)


Berita Terkait