Surat Mbak Tutut diungkap Dirut TPI, Sang Nyoman Suwisma, dalam jumpa pers di kantor TPI, Jalan Pintu 2 TMII, Jakarta Timur, Senin (28/6/2010).
Surat Mbak Tutut beredar saat insiden sekelompok orang masuk ke dalam kantor pusat PT Citra Televisi Pendidikan Indonesia (CTPI) pada Sabtu 26 Juni 2010.
Surat yang berisi 2 lembar itu dibuat tertanggal 24 Juni 2010. Isinya, "Insya Allah dalam beberapa waktu yang akan datang, saya dapat kembali hadir di tengah-tengah Saudara untuk bersama melestarikan dan membesarkan TPI yang kita cintai ini.
Dan selanjutnya menambah pengabdian kita untuk bangsa dan negara
Direksi dan komisaris tersebut ditunjuk untuk menjaga kelangsungan operasional TPI.
Saya yakin hampir semua pengurus yang saya tunjuk bukanlah orang baru bagi kalian. Saya berharap kalian dapat bekerja sama dengan baik."
Selain surat, jajaran Direksi TPI juga memamerkan poster-poster berisi jajaran Direksi baru TPI. Syamsir Siregar ditunjuk sebagai Komisaris TPI, Yapto Suryo Sumarno menduduki posisi Dirut TPI, Wadirut TPI Daniel Goenawan Reso, serta Muhammad Jarman, dan Agus Sjafrudin sebagai direktur.
Intimidasi
Dirut TPI, Sang Nyoman Suwisma, menegaskan surat maupun poster tersebut merupakan bentuk intimidasi dan tidak ada dasar hukumnya.
"Saya sebagai diretur utama masih eksis di sini. Begitu pula dengan direktur lain. Bagi orang-orang yang mengaku dirut, saya akan tindaklanjuti secara hukum," kata Suwisma.
(aan/fay)











































