Hal itu disampaikan pemerintah Korut di tengah memanasnya situasi terkait isu tenggelamnya kapal perang Korea Selatan (Korsel) yang diduga melibatkan Korut.
Hasil investigasi internasional bulan lalu menyimpulkan bahwa Korut menembakkan torpedo ke kapal perang Korsel, Cheonan di dekat perbatasan laut Korea. Pemerintah Korut membantah keras tudingan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak dijelaskan bagaimana Korut akan meningkatkan kemampuan nuklirnya.
Dalam statemennya itu Korut menyebutkan ancaman nuklir dari AS sebagai alasan utama di balik upaya Korut membangun senjata-senjata atom.
Sebelumnya para pemimpin dunia dalam KTT G8 di Toronto, Kanada telah mengkritik Korut atas program nuklirnya. Para pemimpin G8 juga mengutuk serangan yang menyebabkan kapal Cheonan terbelah menjadi dua dan tenggelam. Namun para pemimpin G8 tidak secara eksplisit menyalahan Korut atas serangan itu. (ita/fay)











































