"Kita sedang berhadapan dengan masyarakat suku. Kita sedang berhadapan dengan sebuah negara yang memiliki masalah dengan tata pemerintahan, masalah dengan korupsi, masalah dengan perdagangan narkotika, masalah dengan pemberontakan Taliban," kata Panetta kepada ABC seperti dilansir AFP, Senin (28/6/2010).
Setelah seminggu Presiden AS Barack Obama memecat komandan perang Afghanistan, Jendral McChristal, dan kematian pasukan pun meningkat ke level tertinggi sejak invasi 2001, mata-mata Leon Panetta mengakui ada "masalah serius."
"Saya pikir Taliban jelas menggunakan kekerasan yang lebih besar sekarang. Mereka melakukan improvisasi alat peledak (IEDs) lebih lagi," kata dia.
"Kita harus mengganggu dan membongkar Al-Qaeda dan sekutu militan mereka, sehingga mereka tidak pernah menyerang negara ini lagi," imbuh Panetta.
(lrn/fiq)











































