"Saya kira, apa yang disampaikan Sekjen Pak Idrus bukan mencerminkan kekhawatiran, tetapi lebih kepada mengklarifikasikan. Kalau Nasdem itu ormas yang bukan produk Partai Golkar," kata Agung kepada wartawan di kediamannya, Jl Cipinang Cipedak, Jakarta, Minggu (27/6/2010).
Menurut Agung, memang dalam pantauan kader Golkar Nasdem akan bermetamorfosa menjadi partai politik. Karena itu, posisi Idrus sebagai sekjen ingin mengingatkan agar orang-orang Nasdem lebih gentle.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Ketua DPR ini menegaskan kritikan Idrus bukanlah didasari karena ketakutan Golkar atas Nasdem. Tetapi, untuk menjadikan peta semakin jelas dan terang sehingga tidak ada yang ditunggangi.
"Nasdem kita dengar kalau didukung akan jadi partai. Jadi bukan ketakutan atau kebakaran jenggot. Kita tidak takut, dan kita tidak bisa melarang orang bikin ormas. Kita hanya mengklarifikasi untuk kepentingan Golkar soalnya di daerah ada yang terpengaruh Nasdem karena dibilangnya dari Golkar," paparnya.
Agung berharap Surya Paloh dan kader Golkar di Nasdem lebih tegas dalam bersikap agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.
"Ada juga pemikiran kalau sudah niat jadi partai yang akan jadi kompetitor Golkar, lebih baik terang terangan saja, gentleman. Kalau sudah jadi partai maka dia harus keluar. Ucapan sekjen itu tidak salah, ia kasih saran saja supaya gentlemen," pungkas Menko Kesra ini.
(ddt/fay)











































