"Kita berpikir jangka panjang bagaimana setelah 2014 nanti. Kan belum tentu koalisi ini akan terus bersama-sama nanti setelah 2014," kata Ketua DPP PAN Bima Arya kepada detikcom, Sabtu (26/6/2010).
Dia menjelaskan konsep konfederasi parpol adalah sebagai jalan keluar bagi parpol yang tidak lolos parliamentary (PT) dan electroral threshold (ET) untuk menghadapi Pemilu 2014. Mereka bisa bergabung di wadah yang sama lalu maju menjadi kontestan pemilu di bawah bendera yang sama pula.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi bukan berarti koalisi yang PAN akan bentuk itu hanya untuk menghadapi Pemilu dan Pilpres 2014 lalu berakhir pada 2019. Melainkan bersifat permanen dan kokoh bertahan bahkan sampai puluhan tahun ke depan karena anggotanya berada dalam ikatan yang lebih kuat dibanding sekedar koalisi.
"Kurang lebih seperti Barisan Nasional di Malaysia itu," jawab Bima ditanya apakah PAN berniat melakukan akuisisi atau merger dengan parpol-parpol yang tidak lolos PT dan ET.
(van/lh)











































