Calon Kapolri Harus Miliki Integritas Seperti Hoegeng

Calon Kapolri Harus Miliki Integritas Seperti Hoegeng

- detikNews
Sabtu, 26 Jun 2010 11:51 WIB
Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sudah mengantungi 8 nama calon Kapolri penganti Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri. Disarankan Kompolnas benar-benar memilih figur calon Kapolri yang berintegritas seperti mantan Kapolri Jenderal Hoegeng.

"Figur seperti Pak Hoegeng yang dibutuhkan. Berintegritas, independen, memiliki moral yang baik, ketegasan dan teladan kepemimpinan," kata pengamat kepolisian, Bambang Widodo Umar saat dihubungi detikcom, Sabtu (26/6/2010).

Kalaupun tidak mendapatkan figur seperti Hoegeng, minimal Kompolnas mencari figur yang mendekati Kapolri periode 1968-1971 itu. Apalagi tantangan Polri cukup berat bagi Kapolri untuk menjalankan reformasi organisasi terkait sejumlah peristiwa besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seorang calon Kapolri harus memiliki suatu filter dalam dirinya agar bisa menjaga integritas, khususnya bisa menjaga jarak dalam berhubungan dengan sejumlah pihak, misalnya pengusaha atau cukong," tutupnya.

Jenderal Hoegeng adalah sosok Kapolri yang dikenal bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Terbukti, memasuki masa pensiun, ia tidak punya simpanan apa pun. Untunglah para kerabatnya menghadiahinya rumah dan mobil.

Kejujuran Jenderal Hoegeng membuatnya menjadi sosok teladan serta disegani lawan dan kawan. Bahkan sampai-sampai ada guyonan di masyarakat, hanya ada dua polisi yang tidak bisa disuap, yaitu Hoegeng dan polisi tidur.

Saat memasuki masa pensiun, Hoengeng ditawari menjadi duta besar di Belgia. Namun tugas itu ditolak karena merasa tidak cocok dan lebih suka tinggal di negeri sendiri. Lulusan pertama Akademi Kepolisian (1952), ini meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Rabu 14 Juli 2004.
(ndr/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads