Taufik membacakan puisi terbarunya itu dalam diskusi bertajuk 'Menyelamatkan Anak-anak dari Pornografi'. Diskusi berlangsung di Kantor KPAI, Jl Teuku Umar, Jakarta, Jumat (25/6/2010).
Berikut petikan salah satu bait dari puisi Taufik yang berjudul 'Gerakan Sahwat Merdeka' tersebut:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
nilai pemisif yang serba boleh itu
menyebabkan hak penggunaan kelamin orang lain,
diambil dan dicuri tanpa rasa risih
karena rasa malu sudah sangat erosif
...
Taufik mengaku sangat khawatir terhadap fenomena seks bebas di kalangan seniman dan terutama penyebaran video mesum Ariel. Sebab, pelaku di video itu adalah artis ternama, yang menimbulkan rasa ingin tahu penonton bahkan ingin meniru.
"Saya berpikir akibat dari apa yang diramaikan terhadap anak-anak dan terutama cucu saya nanti," ujarnya resah.
Lebih lanjut dia menyatakan optimis bahwa praktek seks bebas seperti itu hanya bersifat kasuistik. "Saya masih optimis, ini hanya lapis secuil saja. semoga ke depan tidak terjadi lagi," kata Taufik.
(lh/irw)











































