Mungkinkah seluruh teroris ditahan dalam sel yang sama agar tidak mungkin menularkan ajarannya kepada orang lain?
"Nggak bisa itu," kata Dirjen PAS Untung Sugiyono saat ditemui di Kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (25/6/2010).
Untung menjelaskan, teroris yang ada selama ini di Indonesia bukanlah gerakan yang sama. Teroris yang ada di Aceh, Ambon, serta Palu tidak sama.
"Kemungkinan dia bisa jadi satu, kemungkinan dia bisa ribut di dalam," tegasnya.
Yuli adalah teroris yang menewaskan dua polisi di Purworejo, Jawa Tengah. Saat penggerebekan, dari tangan Yuli disita senjata api jenis SNW. Ternyata, setelah dicek Puslabfor senjata itu dipastikan memang digunakan untuk menyerang pos polisi di Purworejo, yang menewaskan Bripka Wagino dan Briptu Iwan Eko Nugroho dari Kebumen.
(mok/irw)











































