Menurut Firman, warga Watansoppeng yang dihubungi detikcom, menyebutkan massa menyerang secara membabi-buta di kantor Camat Lalabata, setelah itu massa kemudian merusak dan membakar kantor KPUD
Soppeng.
"Saat ini massa masih di jalan berkonvoi hendak mendatangi kantor Camat Ganra, namun warga Ganra memblokir mereka, hingga konvoimassa pun kemudian menuju kantor camat Liliriaja," ungkap Firman.
Ketua KPUD Sulsel, Jayadi Nas yang juga dihubungi detikcom, mengakui kantor KPUD Soppeng telah rata dengan tanah setelah dibakar massa sejak sore hari tadi. Meskipun kantor KPUD Soppeng dibakar massa, KPUD Sulsel mengakui seluruh berkas-berkas penting sudah diamankan oleh anggota KPUD Soppeng, sebelum massa penyerang datang.
Massa penyerang diduga dari pendukung beberapa kandidat yang kalah. Hasil Quick Count saat ini menyebut bupati Incumbent, Andi Sutomo, masih berhasil mempertahankan jabatannya untuk periode kedua.
"Ini pertolongan Allah, isyarat akan datangnya peristiwa ini sudah bisa diantisipasi dengan amannya seluruh berkas yang diperlukan dalam Pilkada Soppeng," terang Jayadi.
Jayadi juga menyebutkan seluruh anggota KPUD Soppeng sudah dievakuasi oleh pihak kepolisian. Jayadi juga menyebutkan situasi di beberapa kabupaten yang dikhawatirkan terjadi bentrokan, seperti Gowa, Toraja dan Barru sudah mulai kondusif.
(mna/gah)











































