Tidak hanya jembatan Kalibata yang ditinggikan, di Jalan Raya Kalibata juga dibangun jembatan layang sehingga jika air kali meluap ketika banjir jalan tetap bisa dilalui. Namun peninggian jembatan ini menyebabkan kemacetan parah.
"Parah banget. Kalau dari Cililitan sampai lewatin jembatan yang dibangun bisa setengah jam sampai satu jam kalau jam macet. Arah sebaliknya juga sama aja," ujar pengemudi Kopaja T 57, Nasution, kepada detikcom, di Cililitan, Jakarta Timur, Jumat (25/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direncanakan pengguna jalan baru bisa menikmati jembatan layang Kalibata pada akhir tahun ini. "Rencananya selesai akhir Desember," kata salah seorang pekerja di lokasi.
Jembatan layang Kalibata ini rencananya akan bisa dilalui oleh kendaraan dari dua arah. Namun pengendara tetap harus waspada, karena jembatan ini berukuran kecil, hanya ada satu lajur dari tiap arah. Untuk menghindari kemacetan parah, pengguna disarankan untuk menghindari Jalan Kalibata hingga pembangunan rampung.
(ddt/anw)











































