Nasib Hartono Tanoe Ditentukan Pekan Depan

Kasus Sisminbakum

Nasib Hartono Tanoe Ditentukan Pekan Depan

- detikNews
Jumat, 25 Jun 2010 15:55 WIB
Jakarta - Status hukum mantan Komisaris PT Sarana Rekatama Dinamika (SRD) Hartono Tanoesoedibjo terkait kasus korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) akan segera ditentukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Kejagung tengah membidik tersangka baru dalam kasus yang merugikan negara Rp 420 miliar ini.

"Kasus Hartono belum, sebentar lagi dalam beberapa minggu mendatang," tutur Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Amari di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (25/6/2010).

Lalu bagaimana terhadap mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin minggu depan atau minggu depannya lagi," jawab Amari.

Dikatakan Amari, saat ini jaksa tengah menghimpun bukti-bukti keterlibatan Hartono maupun Yusril dari hasil persidangan sebelumnya. "Dari persidangan yang lalu, kemudian menghimpun bukti-bukti permulaan yang cukup," tuturnya.

Amari mengatakan, jaksa berhati-hati dalam menetapkan dan menahan seseorang dalam kasus ini. Terutama bagi orang besar seperti Hartono dan Yusril yang disebut-sebut terlibat.

"Kalau menahan orang kan harus hati-hati. Nanti kalau melanggar HAM nanti dituntut, digugat. Apalagi terhadap orang terkenal besar kita harus hati-hati," tegas dia.

Sementara saat ditanya tanggapan terkait kasus Sisminbakum yang terindikasi dipolitisasi karena juga dibahas oleh anggota DPR, Amari enggan berkomentar.

"Kami tidak mengurusi politik,tapi yuridisnya. Tapi kalau nanti memang ada bukti permulaan yang cukup, akan ditindaklanjuti," tegasnya.

Kejaksaan telah menetapkan lima tersangka dalam kasus Sisminbakum ini. Romli Atmasasmita, Syamsuddin Manan Sinaga, dan Yohanes Waworuntu yang kini tengah mengajukan upaya hukum kasasi. Sedangkan Zulkarnaen Yunus masih dalam persidangan dan Ali Amrah Jannah belum dilimpahkan ke pengadilan karena sakit.

(nvc/rdf)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads