Din Merasa Ada Intervensi Parpol Jelang Muktamar Muhammadiyah

Din Merasa Ada Intervensi Parpol Jelang Muktamar Muhammadiyah

- detikNews
Jumat, 25 Jun 2010 15:33 WIB
Din Merasa Ada Intervensi Parpol Jelang Muktamar Muhammadiyah
Jakarta - Muktamar ke-46 dan peringatan 1 abad Muhammadiyah akan diselenggarakan pada 3-8 Juli 2010. Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin merasa menjelang muktamar yang di gelar di Kota Yogyakarta itu ada intervensi dari partai politik.

"Sering ditanya oleh berbagai kalangan, ditanya ada intervensi menjelang muktamar. Saya jawab tidak tahu, cuma rasa-rasanya kok ada," ujar Din Syamsudin saat menjadi keynote speech dalam diskusi bertajuk 'Ormas Islam Rentan Intervensi' di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta, Jumat (25/6/2010).

Din mengatakan serangan kepada ormas Islam saat akan melakukan permusyawaratan tertinggi, wajar saja terutama dari kelompok politik. Kisah intervensi itu sudah sering didengar sejak zaman Orde Baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Insya Allah Muhammadiyah bisa menghadapi karena sistem pemilihan di Muhammadiyah agak berbeda. Kalau ada yang mau intervensi, pasti bingung mau masuk kemana, yang ada menghalangi seseorang, peserta Muhammadiyah memiliki daya tahan yang kuat," jelasnya.

Din menenggarai pihak-pihak yang paling berkepentingan mengintervensi ormas Islam adalah partai politik. Hal itu jelas tujuannya untuk mendulang suara di Pemilu 2014. Sayanggnya Din enngan menyebutkan parpol mana yang mencoba mengintervensi ormas Islam terbesar di Indonesia ini.

"Mereka akan berusaha bagaimana bisa menunggangi pucuk pimpinan ormas Islam untuk bisa mendulang suara di pemilu," paparnya.

Din mengingatkan kepada partai politik agar berhati-hati dengan niatnya untuk mengintervensi Muhammadiyah. Menurut Din, lebih baik terbuka secara terang-terangan mengutarakan maksud dan tujuannya.

"Biar kami bisa mengetahui maksud dan tujuannya. Jika tidak, warga Muhammadiyah akan memberi perhitungan kepada parpol tersebut," ancam Din.

(mpr/anw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads