"Jika dikatakan Setgab membelenggu demokrasi, di dalam koalisi dikatakan semua partai bisa kritis mengupas permasalahan," ujar Ical sapaan akrab Aburizal.
Hal ini disampaikan Ical di sela-sela diskusi publik bertema 'Setgab partai koalisi, dampaknya bagi perkembangan demokrasi di Indonesia' di Gedung Epicentrum, Kompleks Bakrie, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis malam (24/6/2010).Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"DPR bentuk tim pengawas, tim minta KPK menangani, tapi keputusan KPK belum. Kita harus biasakan keputusan penegak hukum harus ditaati," pintanya.
Ical membantah, telah terjadi perpecahan dalam koalisi karena ada perbedaan pendapat dalam kasus Bank Century. "Dalam demokrasi sah saja beda pendapat, berbeda pendapat tanpa permusuhan," tandasnya.
(did/nwk)











































