"Dia (Kai Fin) akan dioperasi kepalanya," kata Kasat Penegakkan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Johanson Simamora saat dihubungi wartawan, Kamis (24/6/2010).
Namun, Simamora mengaku belum mengetahui penyakit apa yang diderita Kai Fin. "Saya belum mendapat keterangan detil dari dokter," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini, Kai Fin masih dirawat di Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Polisi juga belum memintai keterangan darinya terkait insiden penabrakan itu.
"Belum bisa kita tanyai, dia masih sakit," imbuhnya.
Kai Fin, Minggu (23/6) lalu menabrak puluhan peserta gerak jalan PDIP di Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat dengan mobil Toyota Terios B 1198 BFX yang dikendarainya. Belasan orang terluka berat akibat insiden itu. Bahkan, seorang peserta gerak jalan bernama Atin, meninggal dunia karena mengalami pendarahan otak.
Kai Fin saat menabrak peserta gerak jalan, diduga terserang epilepsi. Dia juga sempat dihajar massa setelah menabrak peserta gerak jalan.
(mei/ndr)











































