"Intinya kita hargai. Saya kira dengan kehadiran Pak Todung di pansel, jelas memberikan semangat pada pansel, karena Pak Todung memiliki reputasi," kata Patrialis di sela-sela rapat Pansel KPK, di Hotel Santika, Jl KS Tubun, Jakarta Barat, Kamis (24/6/2010).
Namun Patrialis menolak berkomentar lebih jauh mengenai keputusan Todung tersebut. "Itu urusan pribadi Pak Todung, tentu kita tidak bisa komentar. Apalagi ini berkaitan dengan parpol. Saya juga dari parpol nantinya akan bias," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak mempersoalkan dia wajib mundur. Itu hanya etika seseorang yang masuk parpol. Kelihatannya kawan-kawan di Pansel ingin orang yang independen," katanya.
(nal/fay)











































