"Itu pesawat kita beli baru pada 2005. Tapi enggak tua dan enggak muda ya bisa saja mengalami tidak laik terbang," ujar Sukirno kepada wartawan di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Kamis (24/6/2010).
"Kondisinya total loss," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada waktu akan mendarat terjadi gangguan mesin. Karena enggak bisa dikendalikan lagi, pilot dan penumpang ejected. Keduanya selamat," tutur dia.
Sukirno menjelaskan, penyebab insiden tersebut belum diketahui dan masih terus diselidiki hingga kini.
"Buat memastikan itu murni masalah teknis atau human error, kita masih mengadakan penyelidikan. Kita kirim tim BPKPT ke Bali," terangnya.
Panglima TNI Djoko Suyanto mengatakan hal senada. Dikatakan Djoko, pesawat latih tersebut dibuat tahun 2005.
"Itu pesawat latih buatan 2005. Sekarang ini sedang dalam penyelidikan penyebabnya apa. Tidak ada korban jiwa," jelasnya.
(nvc/nrl)











































