"Masyarakat masih menaruh harapan dan percaya kepada dua piminan itu, kita dari awal tahu ini direkayasa, dalam sidang Anggodo jelas terungkap banyak rekayasa," kata mantan pimpinan KPK, Erry Riyana Hardjaopamekas di Hotel Santika, Jl KS Tubun, Jakarta Barat, Kamis (24/6/2010).
Erry menegaskan hasil survei ini juga menunjukkan bahwa rekayasa itu tidak berhasil dilakukan. Buktinya masyarakat bisa menilainya dengan jujur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) melakukan survei terhadap 1.000 responden pada kurun waktu Januari-Juni 2010 terkait kasus Bibit-Chandra. Hasilnya, mayoritas mereka tidak percaya jika Bibit-Chandra menerima suap.
(mpr/ndr)











































