Pernyataan itu disampaikan oleh Jamil saat ditemui detikcom Kamis( 24/06/2010) di kantor desa tempat kelahiran Yuli.
"Meskipun saat ini, yang bersangkutan sudah tidak tercatat lagi sebagai warga Desa Kewayuhan, namun Yuli Harsono merupakan warga kelahiran desa kami. Saya berharap warga tidak ada yang menolak jika yang bersangkutan dimakamkan di desa ini," kata Jamil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maghfurin (36) dan Siti Habibah(45), dua orang tetangga yang tengah berada di rumah kakak Yuli mengaku tidak masalah apabila tersangka teroris itu dimakamkan di desanya.
"Tidak masalah. Yuli kan kelahiran dan asli orang sini, apalagi kedua orang tua dan keluarga Yuli baik-baik saja selama di sini," ungkap Maghfurin.
Yuli juga terkenal dia suka bergaul, ramah dan baik dengan tetangga tempat dia dibesarkan.
(anw/anw)










































