Informasi yang dikumpulkan detikcom, Kamis (24/6/2010), pesawat KT-1B Wong Bee dibuat di Korea Selatan oleh Korean Aerospace Industry (KAI). Pesawat bermesin turboprop tersebut mempunyai kemampuan manuver dan akrobatik yang baik sehingga cocok untuk dijadikan sarana latihan bagi calon pilot militer.
Di negara asalnya, pesawat yang bisa melaju dengan kecepatan 648 km/jam itu, mulai digunakan oleh AU Korsel pada tahun 2000. Selain Indonesia, Korean Trainer (KT) ini juga digunakan oleh Angkatan Udara Turki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KAI mengirimkan tujuh pesawat plus spare part ke Indonesia dan juga menyediakan pelatihan bagi pilot dan mekanik Indonesia untuk menerbangkan dan merawat pesawat ini. Pada tahun 2006 TNI AU kembali membeli 12 pesawat KT-1B.
Selain untuk latihan manuver, Woong Bee juga bisa dipersenjatai. Dalam website KAI terpampang foto KT yang dilengkapi dengan peluncur roket dan rudal di kedua sayapnya.
Dalam insiden yang terjadi siang ini di Bandara Ngurah Rai, satu unit KT-1B mengalami kecelakaan. Pesawat yang ditumpangi Pangdam Udayana nyungsep di landasan pacu bandara. Beruntung kedua penumpangnya berhasil menyelamatkan diri dengan kursi pelontar sehingga tidak ada korban jiwa yang jatuh.
(gah/nrl)











































