"Tidak benar itu, pesawat bersenggolan, jatuh, menukik. Saya klarifikasi itu tidak benar. Pesawat tidak bersenggolan," tegas Aldrin saat diwawancara Metro TV, Kamis (24/6/2010).
Aldrin menceritakan, dalam rangka pelantikan calon instruktur penerbang TNI AU, dilakukan misi penerbangan bersama unsur Muspida untuk melihat dari atas kondisi wilayah Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah selesai melihat wilayah Bali dari udara, pesawat kemudian mendarat sesuai prosedur yang ada. Namun, muncul masalah dalam pesawat pertama yang ditumpangi Pangdam IX Mayjen TNI Rachmad Budianto.
"Saat fase pendaratan, kelihatan ada salah satu alat yang tidak dapat dinteraksikan," tutur Aldrin.
Dua penumpang yang ada di pesawat pertama berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan penumpang pesawat lain selamat.
"Tidak ada sama sekali korban lain, di darat tidak ada," ucapnya.
Saat kejadian tesebut, penumpang pesawat kedua, ketiga dan keempat sama sekali tidak mengetahuinya. Setiap pesawat berkapasitas 2 penumpang. Aldrin juga menjelaskan, dalam urutan ada 4 pesawat, hanya 1 pesawat yang mengalami kendala teknis. Sementara 3 pesawat lain berhasil mendarat normal.
Mengenai kendala teknis yang dialami pesawat, Aldrin mengatakan, ada tim yang akan menelitinya. "Ini akan diteliti lebih jauh, ada tim yang akan meneliti," terangnya.
(nvc/fay)











































