"Segera laksanakan program deradikalisasi karena sampai saat ini belum ada programnya," kata mantan pimpinan Jamaah Islamiyah (JI) Nasir Abbas saat dihubungi detikcom, Kamis (24/6/2010).
Nasir yang juga pernah menjadi tahanan kasus terorisme menjelaskan, selama ini belum ada langkah konkret dari pemerintah untuk melaksanakan deradikalisasi tersebut.
"Yang ada sekarang hanya inisiatif dari personel Polri, bukan program konkret dari pemerintah. Jadi hanya inisiatif Polri, dan kegiatan itu jalan sampai sekarang," terang Nasir.
Deradikalisasi itu bisa dengan sebuah bentuk kegiatan yang direncanakan dan melibatkan berbagai sisi dan pihak-pihak tertentu, guna kesejahteraan mereka.
"Masyarakat juga dibangunkan ikut digerakkan dalam kegiatan deradikalisasi," tutup Nasir.
Perlu diketahui pimpinan teroris kelompok Pamulang-Aceh yakni Abdulah Sunata adalah mantan narapidana terorisme. Dia pernah mendapat vonis penjara 7 tahun karena menyembunyikan Noordin M Top. Sementara tersangka lainnya yang juga ditangkap, Sogir, juga pernah divonis penjara karena terkait bom Kuningan.
(ndr/nrl)











































