Soeharto Masih Harus Dirawat Semingguan Lagi

Soeharto Masih Harus Dirawat Semingguan Lagi

- detikNews
Minggu, 02 Mei 2004 10:07 WIB
Jakarta - Mantan penguasa Indonesia 32 tahun, Soeharto, belum bisa meninggalkan RS Pusat Pertamina (RSPP), Minggu (2/5/2004). Setidaknya Pak Harto, panggilan akrabnya, masih harus semingguan lagi dirawat di RS yang terletak di Jl.Kiai Maja, Jaksel ini.Demikian hasil jumpa pers tim dokter yang menangani perawatan Pak Harto di Auditorium RSPP, Minggu pagi. "Mudah-mudahan dalam seminggu ini bisa pulang," kata ketua tim perawatan, dr.Djoko Rahardjo. Dia menjelaskan, mulai hari ini tidak dilakukan transfusi lagi terhadap pasiennya.Sedangkan dr Winarno Hudoro, spesialis penyakit dalam, memaparkan, pagi ini hasil pemeriksaan Pak Harto sangat menyenangkan. "Beliau masyuk Senin yang lalu karena perdarahan usus besar (diverticulosis) dan sel darahnya turun sampai dengan 6 gram per desiliter (dl)," kata Winarno."Dengan perawatan dan melalui keadaan fluktuasi, pagi ini perdarahan tidak terjadi lagi dan sel darah merah naik sampai 10 gram per dl," sambungnya.Direktris RSPP dr Sutji A.Mariono menambahkan, orang seusia Pak Harto memang perlu hati-hati, apalagi ditambah dengan adanya penyakit lain seperti jantung dan paru-paru sehinga perlu diperbaiki perlahan-lahan. "Selama 1 minggu ini ada masa-masa kritis dan hal-hal yang tadinya tidak diperkirakan. Tapi semua sudah berlalu," tegasnya."Kami masih perlu melakukan observasi beberapa hari lagi, setelah itu baru boleh pulang. Setidaknya sampai dengan sel darah merah kembali seperti semula, yaitu 12 gram/dl," imbuhnya.Sementara, dr.Wid Patria yang merupakan ahli syarat menyatakan, fungsi syaraf Pak Harto tidak mengalami kemajuan maupun kemunduran. "Beliau memang mengalami gejala sisa pasca stroke yang permanen pada otaknya. Jadi hal itu masih ada dan tidak berubah," demikian Wid. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads