Mahasiswa UMI Kembali Tutup Jalan dan Bakar Ban Bekas
Minggu, 02 Mei 2004 08:07 WIB
Jakarta - Pagi ini, mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali melanjutkan aksi penutupan jalan. Tidak hanya itu, mereka juga melakukan pembakaran ban-ban bekas.Aksi penutupan jalan dan pembakaran puluhan ban bekas ini yang dimulai pukul 07.00 WITA ini, guna memrotes aksi penyerbuan dan penangkapan oleh pihak kepolisian yang brutal. Mahasiswa saat ini menutup sepanjang Jl. Urip Sumoharjo, Makassar dan asap hitam terlihat membungbung ke angkasa.Akibat penutupan jalan dan aksi bakar ban ini, sejumlah ruas jalan tembus menuju Jl. Urip Sumoharjo, atau jalan alternatif, rating center dan Jl. Abdullah Daeng Sirua mulai mengalami terhambat. Volume kendaraan semakin siang semakin padat dan kemungkinan akan mengalami kemacetan total. Para mahasiswa terlihat mencegat dan menahan sejumlah pengendara motor dan mobil agar tidak melintas di jalan tersebut. Mereka meminta agar para pengendara memutar arah. Masyarakat, khususnya para sopir angkutan umum dan pengendara lain tampaknya mau menurut dan memberikan simpati atas kejadian penyerbuan mahasiswa, jadi mereka lebih memahami sikap mahasiswa yang memblokir jalanan. Sedangkan, sekitar pukul 00.00 WITA malam tadi, Walikota Makassar Amiruddin Maula terlihat mengunjungi korban dua mahasiswa yang tertembak di RS Ibnu Sina. Amiruddin juga menjenguk sejumlah mahasiswa yang luka-luka di RSU Bhayangkara. Menurut informasi, rencananya utusan dari Komnas HAM Jakarta akan tiba di Makassar hari ini. Komnas HAM akan melakukan pemantauan dan penyelidikan awal atas kejadian kemarin.
(zal/)











































