"Saya bisa katakan 70 persen teroris sudah mandul," kata pengamat terorisme Mardigu WP kepada detikcom, Kamis (24/6/2010).
Mardigu mengatakan, Abdullah Sunata memiliki peran penting sebagai penyandang dana gerakan teroris. Ia juga jago urusan logistik yakni persenjataan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Mardigu, gerakan Abdullah Sunata berbeda dengan Noordin M Top Cs. Abdullah Sunata menggabungkan banyak lini seperti Afghanistan, Mindanao, Aceh, DI dan lain-lain dengan membangun rois dan ideologi baru di penjara.
"Jika yang tertangkap semua residivis artinya, Kementerian Hukum dan HAM tidak berperan apa-apa. Mereka seharusnya mendatangkan Depag untuk diberi pencerahan, diberi ketrampilan, dan sebagainya," kata Mardigu.
Mardigu menegaskan sebanyak 400 orang terdata yang masih buron patut diwaspadai. "Tetapi peran mereka kecil misalnya hanya sekadar menyediakan tempat tinggal, ikut latihan lalu tidak ketemu lagi. Namun, ini tetap harus diwaspadai," ujar Mardigu.
(aan/nrl)











































