Atin Meninggal Dunia di RSCM

Korban Gerak Jalan PDIP

Atin Meninggal Dunia di RSCM

- detikNews
Kamis, 24 Jun 2010 10:20 WIB
Atin Meninggal Dunia di RSCM
Jakarta - Atin Suarsih (47) peserta gerak jalan PDIP yang diserempet Kai Fin Tanoto, akhirnya meninggal dunia. Atin yang sebelumnya tidak sadarkan diri di RSCM, meninggal pada Rabu 23 Juni 2010 malam.

"Kakak saya sudah nggak ada. Meninggalnya semalam pukul 19.00 WIB," ujar adik Atin, Aminah, sambil terisak, Kamis (24/6/2010).

Menurut Aminah, jenazah saat ini sudah di rumah duka di kawasan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, dan sudah dimandikan. Sebelum disalatkan, pengurus PDIP akan memberikan sambutan sebagai tanda duka cita.

Jenazah Atin akan dikuburkan di pemakaman di Srengseng Sawah. "Dikuburkan sekitar pukul 11.00 WIB," katanya.

Atin bersama suaminya, Imam Wahyudi, adalah dua dari 43 peserta gerak jalan PDIP yang diserempet pengemudi Terios, Kai Fin Tanoto, pada Minggu 20 Juni sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu peserta gerak jalan berada di posisi 100 meter menjelang finish di Pintu Barat Senayan. Tiba-tiba muncul Terios hitam yang kehilangan kendali dan menabrak para peserta gerak jalan berkaos merah tersebut.

Atin, warga Srengseng Sawah, menderita luka terparah. Dia mengalami pendarahan otak. Semula dia dirawat di RSAL Mintohardjo sebelum akhirnya dirujuk ke RSCM. Saat ini kondisinya kritis dan hanya bergantung pada obat/alat medis. Sedangkan Imam menderita patah tulang belakang dalam insiden itu.

Sementara Kai Fin dirawat di RS PIK, Jakarta Utara, karena menderita luka. Polisi menyatakan, saat kejadian, Kai Fin tidak sedang sehat. Tetangganya di Taman Sari menyebutkan Kai Fin memiliki kelainan mental. Polisi telah menetapkan status tersangka pada pria 37 tahun yang memiliki SIM pada 2008 itu. (nik/nrl)


Berita Terkait