Yuli Harsono Desertir TNI AD, Pangkat Terakhir Praka

Penggerebekan Teroris di Klaten

Yuli Harsono Desertir TNI AD, Pangkat Terakhir Praka

- detikNews
Kamis, 24 Jun 2010 00:27 WIB
Yuli Harsono Desertir TNI AD, Pangkat Terakhir Praka
Purworejo - Tersangka teroris yang ditembak mati, Yuli Harsono (40) ternyata desertir TNI AD dengan pangkat terakhir Prajurit Kepala (Praka). Dia dikeluarkan dari satuannya di Bandung karena mengambil sisa mesiu di gudang senjata.

Hal tersebut dibenarkan tetangga Yuli, Damarmi (60) dan Dedi Riyanto (40).

"Dulu, dia anggota TNI AD. Tapi gara-gara mengambil sisa mesiu di gudang senjata di Bandung, dia dikeluarkan," ujar Damarmi kepada wartawan di rumahnya, Kledung, Karang Dalem, RT 2/3, Banyu Urip, Purworejo, Jawa Tengah, Rabu, (23/6/2010).

Akibat perbuatan tersebut, Yuli sempat dipenjara selama 2 tahun dari 2003 hingga 2005. Usai keluar dari penjara dan menjadi warga sipil, Yuli menjadi tertutup terhadap tetangga. Kerap dia melakukan pengajian di rumahnya yang dihadiri teman-temannya dari luar kota.

"Dia lalu mencari nafkah dengan jual baju, minyak wangi dan obat herbal," kisah Damarmi.

Yuli telah menikahi Siti Istihanah (39). Siti Istihanah bekerja sebagai bidan di Puskesmas Pembantu Tlidung. Dia dikaruniani 2 anak laki-laki yaitu Bilal (8) dan Ayat (4). Bilal sudah bersekolah di sebuah pesantren di Klaten.

Usai penggerebekan, rumah Yuli sempat didatangi 2 orang laki-laki menggunakan mobil Panther. "Kalau Yuli, selasa pagi masih terlihat di sini. Sekitar pukul 09.00 WIB," tutup Dedy. (asp/rdf)


Berita Terkait