Aksi Solidaritas UMI Makassar, BEM Se-Jabotabek Demo di HI
Sabtu, 01 Mei 2004 23:25 WIB
Jakarta - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Jabotabek melakukan unjuk rasa di Bundaran HI, Sabtu (1/5/2004) malam ini. Mereka ingin menunjukan simpati atas penyerbuan polisi ke kampus UMI Makassar, Sulawesi Selatan.Aksi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Jabotabek ini di bundaran HI dimulai pukul 22.00 30 WIB. Selain BEM se-Jabotabek, juga ikut serta KAMMI, HMI Mpo dan Hikmah BUD ikut serta dalam solidaritas terhadap kampus UMI Makassar.Mereka datang dengan menggunakan sejumlah kendaraan dan langsung melakukan orasi di kawasan bundaran HI. Dalam aksinya, mereka mengecam tindakan kepolisian yang bertindak anarkis, arogan dan represif dalam menghadapi unjuk rasa mahasiswa di Makassar.Dalam orasinya, BEM se-Jabotabek ini juga meminta agar Kapolri Jenderal Pol D'ai Bachtiar untuk mempertanggungjawabkan anak buahnya di lapangan. Akis unjuk rasa di bundaran HI ini juga dijaga oleh aparat kepolisian. Situasi disekitar bundaran HI juga relatif lancar.Selain itu, Komite Pimpinan Pusat Partai Rakyat Demokratik (KPP-PRD) juga mengutuk tindakan brutal polisi terhadap mahasiswa UMI Makassar. Dalam rilis KPP PRD yang diterima detikcom, Sabtu (1/5/2004) malam, meminta semua elemen demokratik untuk bersatu untuk menghadang kembalinya kekuatan militer. PRD menilai, baru saja raktat diperingatkan agar mewaspadai gejala kembalinya militerisme di Indonesia. Munculnya partai politik baru pendukung Orde baru dan kini sikap biadab polisi, justru menguatkan akan kembalinya militerisme.Sementara, Front Aksi Mahasiswa Universitas Indonesia (FAM UI) dalam rilisnya meminta agar Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar dipecat dan meminta Kapolwiltabes Makassar serta Kapores Makassar juga dipecat. Alasannya, sikap kepolisian yang sudah keterlaluan, represif serta tak memiliki wewenang untuk masuk menyerbu ke dalam kampus.
(zal/)











































