Buntut Rusuh di UMI, Kapolres Makassar Timur Dinonaktifkan
Sabtu, 01 Mei 2004 21:12 WIB
Makassar -
Lantaran melakukan persetujuan atas penyerangan ke kampus UMI Makassar, Sulawesi Selatan, yang dilakukan oleh anggotanya, Kapolres Makassar Timur AKBP Eko Sugilan dinonaktifkan. Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar telah mencopot Kapolwiltbes Makassar Kombes Pol Jose Rizal Effendi.Hal ini disampaikan oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Jusuf Manggabarani kepada Pembantu Rektor III UMI, Ir H.I Lambang Basri. "Kapolda Sulsel menghubungi saya, dan ia bilang telah menonaktifkan kedua orang itu. Kapolwiltabes dan Kapolres Makassar Timur," ujar Basri, menirukan perkataan Jusuf Manggabrani, saat ditemui di rumah sakit Ibnu Zina, dimana 2 orang mahasiswa korban penembakan, sedang dirawat, Sabtu (1/5/2004). Selain menonaktifkan Kapolwiltabes Makassar dan Kapolres Makassar Timur, Kapolda Sulsel pun akan melakukan pemeriksaan terhadap 21 orang polisi yang diduga turut terlibat atas insiden ini. "Kapolda telah menjanjikan pada kami, untuk benar-benar memproses anggotanya yang terlibat," terang Basri. Sementara itu, sekitar 32 orang mahasiswa yang digelandang ke Polresta Makassar Timur, kini telah dilepaskan. Bahkan sebahagian dari mereka telah bergabung dengan kawan-kawan mereka, yang saat ini melakukan aksi solidaritas di depan kampusnya, Jl. Urip Sumohardjo, sambil membakar puluhan ban.
(zal/)










































