"Saya tahunya dari televisi," kata keluarga Sunata yang tak mau disebut identitasnya kepada detikcom, Rabu, (23/6/2010).
Meski baru tahu dari televisi, pihak keluarga tidak kaget. Bahkan, mereka merelakan Sunata di proses secara hukum. "Bukannya tidak sayang anggota keluarga tapi karena dia bersalah, ya serahkan ke pihak berwajib," ujar pria yang tinggal di Jakarta Timur ini.
Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap tiga orang, yang salah satunya adalah Abdullah Sunata, buronan teroris yang terlibat dalam beberapa kasus bom di tanah air dan kasus terorisme di Aceh. Sedangkan satu orang bernama Yuli Sartono tewas tertembak dalam baku tembak dengan anggota Densus.
(asp/rdf)











































