Hingga kini baru 8 penumpang yang ditemukan selamat dalam musibah yang terjadi saat hujan deras itu. Para penumpang kapal tersebut diyakini sebagai para pendatang ilegal asal Indonesia.
Kapal tersebut bertolak dari Banting, Selangor, Malaysia pada Selasa, 22 Juni sekitar pukul 12.30 waktu setempat untuk menuju Dumai, Provinsi Riau. Namun saat berada sekitar 12 mil laut dari Port Dickson, Malaysia, kapal tersebut terbalik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hingga pukul 17.00 kami telah menemukan dua jasad namun 15 penumpang lainnya masih hilang," kata Baljeet kepada wartawan kemarin.
Dikatakannya, kedua korban yang telah ditemukan tewas adalah seorang bocah perempuan berumur 7 tahun dan seorang pria berumur 30-an tahun.
Menurut Baljeet, hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa ombak ganas menyebabkan kapal terbalik.
(ita/nrl)











































