Pohan: Setelah Pengurus PD Diumumkan, Andi Nurpati Sudah Bisa Mundur dari KPU

Pohan: Setelah Pengurus PD Diumumkan, Andi Nurpati Sudah Bisa Mundur dari KPU

- detikNews
Rabu, 23 Jun 2010 10:00 WIB
Pohan: Setelah Pengurus PD Diumumkan, Andi Nurpati Sudah Bisa Mundur dari KPU
Jakarta - Setelah Anas Urbaningrum mengumumkan DPP Partai Demokrat (PD) pada 17 Juni, otomatis Andi Nurpati dan nama-nama yang lain resmi jadi pengurus. Sehingga Andi Nurpati diminta segera mundur dari KPU tanpa menunggu surat resmi dari Demokrat.

"Ketika diumumkan langsung oleh Ketum Anas Urbaningrum dan Sekjen Edhie Baskoro, di mana Andi Nurpati dan nama-nama lainnya masuk jadi pengurus harian DPP PD, saat itu sudah resmi," kata Wasekjen PD Ramadhan Pohan saat dihubungi detikcom, Rabu (23/6/2010).

"Sejak itu Ibu Andi sudah bisa langsung mundur di KPU dan bekerja full sebagai ketua departemen," imbuh Ramadhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Senin kemarin,Andi Nurpati mengaku menunggu SK dari PD yang menyatakan dia ditunjuk sebagai ketua divisi komunikasi politik DPP PD. Jika SK telah diterimanya, dia akan mundur dari KPU.

Ramadhan menyarankan lebih baik Andi Nurpati jangan berlama-lama mundur dari KPU. Sehingga masalah ini tidak terus-terusan diperdebatkan.

"Baiknya Andi Nurpati jangan berlama-lama. Segera saja mundur dari KPU. Jika ini berlarut-larut tak jelas, semua dirugikan dan tak mendapat maslahat apa pun, baik bagi Andi Nurpati, KPU, Demokrat dan publik," kata mantan Pemred Harian Jurnal Nasional tersebut.

Dia menambahkan, kasihan KPU terus-terusan disorot soal independensinya. Demokrat pun, imbuhnya sebenarnya juga tidak layak untuk dicaci-maki.

"Kasihan KPU bakal disorot terus independesinya jika Andi Nurpati tak juga mundur. PD juga tak layak dicibir atas soal ini, karena 'bola' persoalan ada pada Andi sendiri," ujar anggota DPR Komisi I ini.

Dia berharap, polemik soal Andi Nurpati hari ini selesai dan tidak perlu berlarut lagi. Jika tidak ada ketegasan dan kejelasan dari Andi, Demokrat akan mempertimbangkan lagi jabatan untuk anggota KPU tersebut.

"Kalau tidak ada ketegasan dan kejelasan dari Ibu Andi Nurpati, daripada menimbulkan kegelisahan panjang KPU dan publik, kami terpaksa merasa perlu mempertimbangkan lagi ihwal ketepatan posisi dan jabatan Bu Nurpati di Demokrat," tegas Ramadhan.

(anw/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini