"Presiden sudah menandatangani Selasa kemarin," kata juru bicara presiden bidang dalam negeri Julian Aldrin Pasha saat dihubungi detikcom, Rabu (23/6/2010).
Julian memaparkan, Presiden telah menerima surat pengunduran diri Jimly sebagai anggota Wantimpres. Surat itu pun direspons dengan mengeluarkan Keppres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Julian menambahkan, Keppres yang dikeluarkan oleh Presiden tersebut adalah permanen. Sehingga menurutnya, per tanggal 22 Juni kemarin, Jimly sudah tidak lagi menjabat sebagai Wantimpres.
Sebelumnya, Jimly mengaku tidak akan mundur secara tetap dari posisi Wantimpres. Sebab, ia enggan melanggar amanat dari Presiden SBY yang baru saja melantiknya dalam posisi tersebut.
"Saya harus moderat, jadi mempertimbangkan semua hal yang ada," kata Jimly saat dihubungi detikcom Senin (21/6/2010) lalu.
(anw/nrl)











































