Gas Elpiji Oplosan Meledak, 3 Orang Luka

Gas Elpiji Oplosan Meledak, 3 Orang Luka

- detikNews
Selasa, 22 Jun 2010 17:13 WIB
Jakarta - Tiga pekerja PT Jaya Sari Artha, Medan, mengalami luka-luka akibat meledaknya gas elpiji di perusahaan tersebut, Selasa (22/6/2010). Ledakan ditengarai terkait dengan aktivitas pengoplosan gas yang dilakukan di lokasi perusahaan tersebut di Jl. Titi Pahlawan, Medan Marelan, Medan.

Pemilik rumah, Rasiman Damanik mengatakan, peristiwa ledakan gas elpiji terjadi saat pekerja memindahkan isi gas elpiji dari tabung 3 kg dengan cara menyuntikkan gas ke tabung 12 kg.

Praktik mengoplos gas dari tabung 3 kg ke tabung 12 kg ini dilakukan karena bisa mendapat untung lebih besar ketimbang menjual gas elpiji ukuran 3 kg. Tiga tabung gas elpiji ukuran 3 kg yang disubsidi dimasukkan ke dalam tabung gas ukuran 12 kg. Untungnya mencapai Rp 12 ribu.

Secara rinci, Damanik mengatakan, harga beli gas elpiji ukuran 3 kg Rp 11 ribu. Untuk tiga tabung hanya masih Rp 33 ribu. Jika disuntikkan ke tabung ukuran 12 kg, bisa dijual antara Rp 70 sampai Rp 80 ribu.

"Nyuntik tabung ini baru jalan dua minggu. Tidak tahu penyebabnya tiba-tiba meledak," kata Damanik.

Akibat ledakan tabung gas, rumah Damanik mengalami rusak berat. Dinding dan atap rubuh terkena dampak ledakan.

Tiga pekerja yang sedang beraktifitas menyuntikkan gas mengalami cedera luka bakar terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat. Masing-masing Wira Sudirman (21), Amriadi (45), Muhammad Tri Yuda (15). Ketiganya warga Sampali, Gang Tawon, Percut Sei Tuan Medan.
Β 
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Endro Kiswanto mengatakan, telah mengamankan pemilik pangkalan untuk menjalani pemeriksaan.

"Sejumlah pekerja juga kita periksa untuk mendukung penyelidikan. Sejauh ini hanya pemilik rumah yang kita amankan," kata Endro.

(rul/nwk)


Berita Terkait