Seperti yang disampaikan oleh Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulawesi Selatan (Sulsel), Yudi Ondong, yang ditemui detikcom di Warkop Daeng Anas, di Jalan Pelita Raya, Makassar, Sulsel, Selasa (22/6/2010).
Sebagai ketua Hipmi Sulsel yang menaungi lebih dari 1.500 pengusaha muda se-Sulsel, ia berharap PLN memberi jaminan akan lancarnya sistem kelistrikan yang menjadi penunjang bisnis para pengusaha, terutama untuk bisnis industri dan bisnis properti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan TDL juga dianggap Yudi akan mengubah platform bisnis para pengusaha, mulai dari kenaikan biaya produksi hingga harga jual produk yang ditawarkan pengusaha. Hipmi Sulsel juga mengkritik pemerintah yang tidak pernah melibatkan simpul-simpul organisasi pengusaha, seperti Hipmi, Real Estate Indonesia (REI), yang berkaitan dengan kenaikan TDL sekitar 10 persen tersebut.
"Kami tidak dalam posisi menolak kenaikan TDL atau menerimanya begitu saja, yang penting kenaikan tersebut harus membawa perubahan positif bagi para enterpreneur di negeri kita," tandas Yudi.
(mna/nwk)











































