Bahkan sekitar 1.000 orang lainnya hingga kini belum ditemukan. Mengingat banyaknya jumlah warga yang hilang, korban tewas pun diyakini bakal terus bertambah.
"Kami berdoa agar yang hilang ditemukan selamat. Namun kami sangat khawatir karena jasad-jasad mulai bermunculan di pantai-pantai dan tepi sungai," kata Gubernur Alagoas, Teotonio Vilela Filho pada konferensi pers di Brasilia seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (22/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setidaknya 12 korban tewas lainnya dilaporkan di negara bagian Pernambuco. Situasi kian memburuk setelah sebuah bendungan di Pernambuco jebol diterjang banjir. Jebolnya bendungan menyebabkan air Sungai Mumbau meluap dan membanjiri beberapa kota.
Saat ini setidaknya 53 kota telah mengumumkan keadaan darurat akibat banjir tersebut. Menurut Estadao, sebagian besar korban hilang dilaporkan di Uniao dos Palmares, sebuah kota di Alagoas. Di kota itu lebih dari 500 orang telah dilaporkan hilang.
(ita/nrl)











































