Ketua MPR: Etikanya KPU Harus Netral

Ketua MPR: Etikanya KPU Harus Netral

- detikNews
Selasa, 22 Jun 2010 01:10 WIB
Jakarta - Ketua MPR Taufiq Kiemas (TK) menyayangkan sikap Andi Nurpati Baharuddin yang hengkang ke Partai Demokrat (PD). Menurutnya, pilihan tersebut menyalahi etika (fatsoen) KPU yang seharusnya bisa bersikap netral.

"Fatsoen nya KPU harus netral. Jadi sebenarnya yang harus dilakukan itu pantas atau tidak," ucap Taufiq usai peluncuran buku biografi politik John Lumingkewas di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (21/6/2010).

Hanya saja, TK tidak dapat berbuat banyak atas kesalahan tersebut. TK mengembalikan kembali ke Andi Nurpati atas konsekuensi memilih bergabung bersama partai berlambang bintang bersinar tiga arah itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak bisa nyuruh dia mundur. Dia kan orang pintar. Harusnya dia tahu apa yang dia lakukan," imbuh suami Megawati ini.

Andi Nurpati masuk kepengurusan PD dibawah Ketua Umum PD Anas Urbaningrum yang baru ditetapkan terpilih beberapa waktu lalu. Sejumlah lawan politik PD bergegas menilai, bahwa sikap Andi menunjukan KPU pada Pemilu tahun lalu tidak netral. Andi dianggap sebagai 'agen' PD yang disusupkan ke komisi penyelenggara pemilu tersebut.

"Semakin memperjelas bahwa pemilu lalu KPU tak independen. Semakin memperjelas jika KPU merupakan perpanjangan dari parpol," kata Koordinator Komite Pemilih Indonesia Jeirry Sumampow Jumat pekan lalu (18/6/2010) kepada detikcom.

(Ari/ape)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads