Hal tersebut diungkapkan politisi Partai Demokrat, Peter Zulkifli, dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (20/6/2010).
"Siapa pun boleh memberikan kritik tapi tidak boleh tendensius apalagi ada kesan menghakimi. Kedewasaan seseorang dalam berpolitik dapat diukur dari cara seseorang memperlakukan orang lain," ujar Peter.
Anggota Komisi III DPR ini menjelaskan, apa yang sudah diputuskan tim formatur merupakan keputusan final. Kebijakan internal PD menyangkut struktur dan figur yang duduk dalam jajaran kepengurusan DPP PD merupakan keputusan yang cermat dan cerdas.
"Kenapa justru sekarang mereka yang bukan kader PD justru berkomentar tidak karuan, tidak realistis justru cenderung memalukan. Siapa saja yang mau bergabung dengan PD kita oke saja. Sepanjang tidak melanggar norma dan kaidah kebenaran, kita welcome," ungkap Peter.
Kritik keras dan kecaman dilancarkan berbagai pihak terkait masuknya anggota KPU Andi Nurpati ke jajaran pengurus DPP PD pimpinan Anas Urbaningrum. Andi dinilai menghianati amanat rakyat. Ketua Komisi II DPR, Chaeruman Harahap, bahkan meminta Andi dipecat secara tidak hormat karena dinilai tidak independen.
(djo/nrl)











































