Tunjukkan Bukti Baru, Bibit-Chandra Bantah Tuduhan Anggodo

Tunjukkan Bukti Baru, Bibit-Chandra Bantah Tuduhan Anggodo

- detikNews
Senin, 21 Jun 2010 16:40 WIB
Tunjukkan Bukti Baru, Bibit-Chandra Bantah Tuduhan Anggodo
Jakarta - Dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah membantah tuduhan yang diskenariokan dalam kronologi penyuapan pimpinan KPK yang dibuat Anggodo Widjojo. Sejumlah bukti ditunjukkan Tim Pembela Bibit-Chandra

Bibit misalnya, membantah dirinya pernah berada di Bellagio untuk menerima sejumlah uang dari Ari Muladi.

"Pada tanggal dituduhkan menerima uang di Bellagio, Pak Bibit sedang ada di Peru untuk menghadiri suatu acara," terang anggota Tim Pembela Bibit-Chandra, Taufik Basari sambil menunjukkan sebuah foto Bibit di Peru berikut spanduk yang menjelaskan tanggal acara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini disampaikan dia dalam keterangan kepada wartawan di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/6/2010).

Tak hanya foto yang menunjukkan keberadaan di Peru, Taufik juga menunjukkan bukti berupa tiket dan dokumen imigrasi yang menunjukkan Bibit sedang ada di Peru. Sejumlah bukti itu menurutnya menunjukkan kalau Bibit tidak berada di Bellagio seperti yang dituding dalam kronologi penyuapan pimpinan KPK.

"Dokumen ini sudah jelas menunjukkan keberadaan Pak Bibit. Tidak mungkin ada 2 orang di dua tempat yang berbeda dalam waktu yang bersamaan," papar Taufik.

Begitu juga dengan tuduhan yang dialamatkan kepada Chandra yang menyebut dirinya berada di Pasar Festival untuk menerima sejumlah uang.

Menurut Taufik, hal itu tidaklah benar karena berdasarkan Call Data Record (CDR) yang tertangkap dari sinyal telepon Chandra, pada saat itu dia berada di Menara Rajawali.

"Dari data CDR yang tertangkap menara BTS terdekat, pada hari itu Pak Chandra tidak ke Pasar Festival atau bertemu dengan Ari Muladi disana," terang Taufik sambil menunjukkan lembaran CDR telepon seluler milik Chandra.

Dikatakan Taufik, masih banyak sejumlah bukti yang bisa menunjukkan kalau tudingan Bibit dan Chandra menerima suap tidak benar. Hal itu akan disampaikan dalam persidangan Anggodo Widjojo.

"Masih banyak bukti yang akan kita sampaikan untuk membantah kronologi yang dibuat Anggodo itu," tutupnya.

(Rez/nwk)


Berita Terkait