"Kok dia bisa nyetir sendiri, harusnya nggak dibolehin. Soalnya memang agak nggak normal orangnya," kata tetangga Kai Fin yang enggan disebut namanya, saat ditemui detikcom tidak jauh dari rumahnya di Jl Taman Sari Raya No 58 a, Jakarta, Senin (20/6/2010).
Kai Fin oleh tetangga sekitarnya dianggap sakit atau menderita kelainan, yang membuatnya tidak normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetangga yang lain mengakui jika ia sering melihat Kai Fin bawa mobil. "Iya, tiap hari memang dia nyetir sendiri," ucapnya.
Kai Fin tinggal bersama orangtua dan keluarganya di Jl Taman Sari. Ia sudah mempunyai istri, namun belum dikaruniai anak.
Pada Minggu 20 Juni, sekitar pukul 09.15 WIB, sebanyak 43 peserta gerak jalan yang digelar PDIP di kawasan Senayan diserempet oleh mobil Daihatsu Terios bernomor polisi B 1198 BFX yang dikendarai Tan Kai Fin. Panitia dari PDIP menyatakan, pelaku menderita epilepsi. Petugas ambulans meihat pelaku kejang-kejang. Sedang polisi menyatakan saat kejadian, pelaku tidak sedang fit. (gun/djo)











































