"Pendapat Pak SBY tepat bahwa kita tidak boleh membatasi hak Politik TNI, namun masih perlu pertimbangan pada saat ini," ujar Marzuki kepada detikcom, Senin (21/6/2010).
Marzuki khawatir masuknya TNI dalam dunia politik bisa menuai protes masyarakat. Sehingga stabilitas politik akan terganggu akibat stabilitas nasional ikut bergoyang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, lanjut Marzuki, kebanyakan politisi di Indonesia belum dewasa. Marzuki yakin masuknya suara TNI ke parpol tertentu akan menuai protes keras dari partai yang kalah.
"Apakah demokrasi sekarang ini sudah on the right track, mengingat masih belum siapnya elit kita untuk menerima kekalahan. Banyak sekali calon yang kalah namun tidak menerima kekalahan dengan menggerakkan demo yang anarkis," jelas Marzuki.
Belum lagi anggaran pemilu yang tentu saja akan membengkak. Protes masyarakat pun diperkirakan menjadi tidak terhindarkan. "Tingkat kemiskinan masih tinggi, sehingga mudah sekali terprovokasi karena pertimbangan dana," tegasnya.
(van/yid)










































