"Menurut saya dari semua kandidat yang ada tidak bisa dihindari bahwa Pak Jimly memiliki kans yang lebih besar," ujar Fahri di sela-sela acara Munas II PKS di Hotel Ritz-Carlton, Pacific Place, SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (20/6/2010).
Β
Fahri mengatakan dari segi keilmuan, mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu tidak perlu diragukan lagi. Hal itu terbukti dari prestasi MK yang dinilai sebagai lembaga dengan predikat wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).
"MK dinilai sebagai lembaga yang transparan karena semua perkara jelas, panitera jelas, hakim jelas, keputusan jelas. Sebenarnya itu yang ingin kita inginkan, sehingga kalau KPK jadi supervisi, Jimly akan sangat membantu, terutama yang selama ini tidak optimal yaitu fungsi supervisi tadi," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saingan Jimly dalam seleksi pimpinan KPK antara lain Busyro Muqoddas (ketua KY), mantan ketua TPF Munir Brigjen Purn Marsudi Hanafi, dan para pengacara seperti OC Kaligis.
(mpr/nrl)











































