"Kita bekerjasama dengan Pemprov dan LSM lingkungan membangun waterways education center," kata staff coorporate affairs salah satu perusahaan minuman ringan Deva Rahman usai acara 'Aksi Untuk Jakarta' di Dermaga Waterway Halimun, Minggu (20/6).
Lebih lanjut, Deva menjelaskan, 'Waterways Education Center' merupakan upaya untuk membina masyarakat agar mau menjaga kebersihan lingkungan Sungai Ciliwung.
"Kita membina warga di sekitar Sungai Ciliwung, terutama di daerah Menteng Tenggulun. Kita ajarkan mereka tidak membuang sampah di sungai. Kita juga ajarkan mereka membuat kompos dari sampah yang ada," kata dia.
Deva mejelaskan, kegiatan ini dilakukan setiap hari. Hasil pupuk kompos, digunakan untuk kepentingan penghijauan di Menteng Tenggulun. "Ini program tiap hari," katanya.
Program ini, lanjut dia, juga untuk memberdayakan warga di daerah Menteng Tenggulun.
"Ini juga bentuk pemberdayaan, karena di sini banyak pemuda yang tidak bekerja," ujar dia.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD), Peni Susanti menjelaskan, sampai saat ini masih ada 109 titik sampah di sekitar Sungai Ciliwung.
"Ini harus mendapatkan perhatian, kalau tidak ini ancaman bagi lingkungan," kata Peni.
(nwk/nwk)











































