"Untuk mengajarkan warga agar menjaga sungai Ciliwung ini, sungai ini sudah tercemar berat," kata Foke -panggilan akrab Fauzi- kepada wartawan sesaat setelah turun dari perahu di Halimun, Jakarta Selatan, Minggu (20/6/2010).
Menurut Foke, warga Jakarta masih memiliki kesadaran yang kurang dalam menjaga lingkungannya. "Ini terbukti dari masih banyaknya warga yang membuang sampah di sungai," tutur Foke yang mengenakan kaos putih ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampah bisa diolah agar tidak merusak lingkungan, yang bisa dijadikan kompos ya djadikan kompos, yang bisa didaur ulang ya didaur ulang," harapnya.
Selanjutnya, pria berkumis ini juga mengajak seluruh pihak yang terkait dengan masalah lingkungan untuk tutur membantu program perbaikan lingkungan ini.
"Bantuan dari semua stakeholder akan sangat membantu program ini," pinta Foke yang ditemani istrinya dalam acara ini.
Sebelum menyusuri Sungai Ciliwung, Foke yang didampingi oleh Ketua Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta, Peni Susanti, berkeliling ke kampung Menteng Tenggulun. Foke meninjau warga perajin kompos dan menyapa para warga di kampung tersebut.
Setelah turun dari perahu karet di Halimun, Foke kemudian meninjau beberapa stand daur ulang milik warga yang ada di lokasi tersebut. Acara ini diselenggarakan masih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun DKI Jakarta ke-483.
(nvc/nrl)










































