"Keberadaan pelaku masih di Jakarta dan sekitarnya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar kepada wartawan, Jakarta Jumat (18/6/2010).
Boy mengatakan, polisi masih terus melacak posisi pelaku. "Anggota masih di lapangan semua," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi juga belum bisa memastikan motif penculikan VRW. "Baru bisa diketahui setelah korban tertangkap," ujar Boy.
VRW hilang sejak 10 Juni lalu. Sebelum menghilang, VRW pamit untuk meeting di Pamulang, Tangerang.
Istri VRW, SM (24), melaporkan sang suami diculik kepada Polda Metro Jaya pada 16 Juni 2010. SM melaporkan suaminya telah diculik setelah ayahanda VRW, DW, mendapat pesan yang bernada mengancam dan memeras.
DW mengaku pelaku penculikan meminta tebusan Rp 300 juta jika ingin anaknya kembali dengan selamat.
(mei/aan)











































