PAN dan Golkar Berdamai Soal Pernyataan Bara Hasibuan

PAN dan Golkar Berdamai Soal Pernyataan Bara Hasibuan

- detikNews
Jumat, 18 Jun 2010 13:42 WIB
PAN dan Golkar Berdamai Soal Pernyataan Bara Hasibuan
Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) sudah mengklarifikasi pernyataan keras pengurusnya yang mengusir Golkar dari Setgab koalisi. Keduanya pun kembali berbaik-baik di depan media.

"Kita cukup kompak-kompak saja. Sepanjang format Setgab kan jelas tidak harus selalu penyeragaman. Penyampaian aspirasi harus kita hargai," ujar Sekjen PAN Taufik Kurniawan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/6/2010).
Β 
Taufik mengaku sudah menjelaskan duduk persoalannya kepada Golkar. Golkar bisa menerima setelah PAN mengklarifikasi perdebatan soal dana aspirasi tersebut. "Kita hanya menyampaikan pendapat aspirasi, sepanjang tidak masuk substansi tidak masalah," terang Taufik.

Taufik menegaskan bahwa PAN tidak mempermasalahkan lolosnya catatan Golkar dalam RAPBN 2011 ke tangan pemerintah. "Catatan itu tidak masuk dari substansi. Tapi kan jelas Menkeu sudah menyampaikan, itu catatan pertimbangan pemerintah," terang Taufik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gayung bersambut, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham juga menganggap masalah Golkar dan PAN sudah selesai. Golkar pun kembali yakin dengan koalisi yang dibangun bersama PD. "Semua baik-baik saja, kita tidak panas-panas, koalisi tetap solid," jelas Idrus.

Namun Idrus menyampaikan agar partai koalisi mengedepankan etika dalam berdemokrasi. Tidak seenaknya berpendapat keras yang bisa memicu kontroversi. "Kita meluruskan demi kebesaran bangsa. Jangan pernah berfikir ide datang dari pribadi, tapi manfaat untuk bangsa," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan di Harian Kompas, Ketua DPP PAN Bara Hasibuan mengatakan bahwa soliditas Setgab akan terancam jika Golkar tetap mengusulkan dana aspirasi. Jika Golkar ngotot terus mengusulkan dana aspirasi di luar koordinasi dengan Setgab, berarti partai itu tidak memiliki political will dan berpartisipasi dengan koalisi.

"Langkah Golkar ini merusak Koalisi. Ini bisa menyebabkan koalisi pecah. Namun untuk menjaga pemerintahan bisa melayani rakyat, ada baiknya Golkar mundur dari koalisi," tegas Bara.

Golkar pun tidak terima pengusiran salah satu ketua DPP PAN Bara Hasibuan itu. Golkar menilai PAN tidak mempunyai etika bersahabat yang baik.

(van/yid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads