SBY Senandungkan 'Apa Salah dan Dosaku' & 'Bujangan'

SBY Senandungkan 'Apa Salah dan Dosaku' & 'Bujangan'

- detikNews
Jumat, 18 Jun 2010 09:41 WIB
SBY Senandungkan Apa Salah dan Dosaku & Bujangan
Cipanas - Sehabis sarapan pagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  menggabungkan diri ke sebuah grup band yang disiapkan di Istana Cipanas. SBY pun menyenandungkan dua buah lagu.

Itulah bagian dari rangkaian kegiatan Presiden SBY dan wartawan di Istana Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (18/6/2010), pagi ini.

Pada kesempatan tersebut, SBY tidak menyanyikan lagu ciptaannya sendiri. Ia memilih melantunkan lagu milik D'Lloyd berjudul "Apa Salah dan Dosaku" serta lagu ciptaan Koes Plus, "Bujangan".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku tak sanggup lagi, menerima derita ini," demikian penggalan lagu D'Lloyd yang populer pada era 1970-an itu yang dinyanyikan SBY.

SBY mengajak para wartawan yang menonton 'show'-nya untuk ikut bernyanyi. Namun, ia menitip suatu pesan di sela-sela senandungnya itu.

"Liriknya tidak boleh kita ikuti. Kita tetap harus sanggup maju ke depan membangun negeri ini. Sanggup?" tanya SBY.

"Sangguuup!" jawab para wartawan.

Pada lagu yang kedua, SBY tampak lebih bersemangat. Ia berduet dengan Mensesneg Sudi Silalahi. Mendengar irama lagu Koes Ploes yang rancak, beberapa wartawan tak tahan untuk tidak bergoyang.

"Udah, ya, dua lagu cukup. Sekarang persiapan pertandingan futsal," ujar SBY.

SBY dijadwalkan akan tanding futsal melawan wartawan. Namun, sebelum itu, SBY beserta seluruh peserta kegiatan di Istana Cipanas ini diajak untuk jalan sehat sejauh 1,4 km mengelilingi Istana nan hijau. SBY juga akan menanam pohon di kompleks Istana seluas 26 hektar itu.

Ibu Any Yodhoyono serta dua putra SBY, Agus Harimurti dan Edhie Baskoro, turut serta dalam acara ini. Tidak lupa sang menantu, Anisa Pohan, dan cucu semata wayangnya, Almira Tunggadewi Yudhoyono, juga diajak serta.

Selain Sudi, sejumlah pejabat juga hadir. Antara lain Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Menkominfo Tifatul Sembiring, serta Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso.

(nwk/irw)


Berita Terkait