Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sumatera Utara (Sumut) Fadly Nurzal menyatakan, menghadapi putaran Pilkada Medan ini pilihan bagi partai hanyalah mendukung pasangan yang satu prinsip.
"Garis partai itu jelas dalam hal seperti ini, jika ada dua pasangan
maka dilihat dulu akidahnya, setelah itu bagaimana mereka mampu memberikan terobosan-terobosan dalam penyejahteraan rakyat. Jika program, saya kira juga sama," kata Fadly Nurzal kepada wartawan di Medan, Kamis (17/6/2010).
Putaran kedua Pilkada Medan akan berlangsung sabtu (19/6/2010). Ada dua pasangan yang akan bersaing, yaini pasangan Rahudman Harahap-Dzulmi Eldin
dan pasangan Sofyan Tan-Nelly Armayanti.
Putaran kedua dilaksanakan, sebab pada Pilkada 12 Mei lalu tidak ada satu pun dari 10 pasangan calon yang meraih suara lebih dari 30 persen. Sebab itu KPU Medan memutuskan pasangan Rahudman-Eldin yang meraih 150.671 suara (22,20 persen) dan Sofyan Tan-Nelly Armayanti 140.676 suara (20,72 persen) yang memperoleh suara terbesar pertama dan kedua akan mengikuti putaran kedua.
Fadly menyatakan, dengan alasan masalah prinsip ini, maka sudah hampir dipastikan mereka akan mendukung pasangan Rahudman Harahap-Dzulmi Eldin yang pada putaran pertama didukung Demokrat dan Golkar. Namun pengumuman resmi dukungan dan langkah-langkah untuk mendukung pemenangan pasangan ini sedang digodok DPC PPP Medan.
"Kita kan tidak sekedar mendukung, tapi juga berbagi tugas dengan partai pendukung lainnya. Porsi kita bagian apa, jadi tidak sekedar wacana, sekedar mendukung, tetapi berbuat untuk menunjukkan bagaimana kita bekerja untuk itu," tukas Fadly.
Pada Pilkada Medan putaran pertama, PPP mendukung pasangan Maulana Pohan-Ahmad Arif, namun perolehan suara pasangan ini hanya berada di posisi kelima dari 10 pasangan calon. KPUD Medan mengumumkan, hasil Pilkada lalu pasangan (1) Rahudman Harahap-Dzulmi Eldin memperoleh 150.671 suara (22,20 persen), (2) Sofyan Tan-Nelly Armayanti 140.676 suara (20,72 persen), (3) Sigit Pramono Asri-Nurlisa Ginting 97.295 (14,33 persen), (4) H Ajib Shah-Binsar Situmorang 93.118 (13,72 persen), (5) Maulana Pohan-Ahmad Arif 76.351 (11,25 persen).
Kemudian (6) Bahdin Nur Tanjung-Kasim Siyo 95.586 (5,24 persen), (7) HM Arif Nasution-Supratikno 28.982 suara (4,27 persen), (8) Joko Susilo-Amir Mirza Hutagalung 28.726 (4,23 persen), (9) Syahrial R Anas-Yahya Sumardi memperoleh 18.661 suara (2,75 persen) dan (10) Indra Sakti Harahap-Delyuzar 8.738 (1,29 persen). Total suara sah berjumlah 678.804 suara dan tidak sah 21.187 suara. Sementara Daftar Pemilih Tetap Pilkada Kota Medan 2010 berkisar 1.961.155 jiwa.
(rul/irw)











































