"Megawati (Ketum DPP PDIP) hanya menempatkan Puan Maharani (putri Mega) sebagai Ketua DPP saja. Tidak seekstrim PD," kata Yunarto Wijaya, pengamat politik dari Charta Politica, kepada detikcom, Kamis (17/6/2010).
Sebagai parpol baru, dapat dipahami PD belum sepenuhnya mampu melepaskan diri dari ketergantungannya terhadap sosok kuat SBY. Pada saat bersamaan, konsodilasi internal juga belum mendatang hasil sesuai dengan cita-cita bertranformasi sebagai parpol besar yang modern.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi patut disayangkan caranya adalah dengan menghadirkan simbol SBY secara harafiah dan berlebihan, yaitu anak kandung SBY," tutupnya.
(lh/fay)











































