Peristiwa naas tersebut terjadi di warga Dusun Cepit, Desa Pager Gunung, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (17/6/2010).Β
Saksi mata yang juga Kepala Dusun (Kadus), Nur Rochim, mengatakan awalnya kelima korban memperbaiki rumah warga bernama Parjan. Kegiatan tersebut dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB. Namun sekitar pukul 10.45 WIB, tiba-tiba pondasi rumah tersebut terbelah dan kemudian longsor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga saat longsor, keduanya langsung terkubur batu dan tanah," ujar Nur Rochim.
Peristiwa itu membuat warga setempat kaget. Mereka kemudian berduyun-duyun datang ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan. Namun, nyawa kedua korban tetap tidak tertolong. Jenazah kedua korban kemudian dibawa ke RS Kristen Ngesti Waluyo.
Menurut rencana, jenazah kedua korban akan segera di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat sore ini juga.
Sementara, tempat kejadian perkara telah dipasangi garis polisi.
"Wargapun tidak ada yang berani mendekati lokasi, khawatir terjadi longsoran susulan lagi," tegas Nur Rochim.Β
(djo/djo)











































